Featured, Selingan

Hasil Final ABU Asia Pacific Robot Contest Tokyo 2009

26 August 2009 302 views penulis: Infometrik Print This Post Print This Post

robocon2009Genderang ditabuh menandai dimulainya perang kecanggihan antar robot dalam final ABU Asia Pacific Robot Contest Tokyo 22 Agustus 2009. Bertempat di Gymnasium of the Metropolitan Komazawa Olympic Park General Sports Ground Tokyo kreatifitas dalam berkreasi membuat robot dalam balutan tema “Travel Together for the Victory Drums”-pun diadu. Ajang ini adalah even yang diselenggarakan tiap tahun oleh Asia-Pacific Broadcasting Union (beranggotakan 118 broadcast dari 53 negara dan regional), yang mempertemukan wakil-wakil terbaik dari pemenang kontes robot nasional di masing-masing negara di kawasan Asia Pasifik. Indonesia sebagai salah satu kontestan dalam ajang ini mengirimkan wakilnya dari Politeknik Negeri Surabaya yang digawangi oleh Bayu Prasetyo, Bayu Sandhimarta, dan Moh. Hisyam Fithrony. Tim ini adalah pemenang pertama Kontes Robot Indonesia 2009.

Tim yang mengikuti ajang final Robocon di Jepang untuk tahun ini terdiri dari para perwakilan dari  19 negara. Jepang sebagai tuan rumah mendapatkan jatah dua tim yaitu dari Kanazawa Institute of Technology dan Toyohashi University of Technology, yang merupakan juara dan runner up kontes robot di Jepang, sehingga total jumlah yang mengikuti ajang final sebanyak 20 tim. Tim-tim tersebut terbagi ke dalam 7 group a, b, c, d, e, f dan g. Masing-masing group terdiri dari 3 tim kecuali grup G yang hanya ditempati dua tim dari The University of Hongkong dan Multimedia University Malaysia. Pada kualifikasi grup sistem pertandingan adalah setengah kompetisi dengan masing-masing tim memiliki kesempatan bermain sebanyak dua kali. Dari tiap-tiap pertandingan apabila tidak tercatat sebagai pemenang, catatan waktu dalam menyelesaikan tugas memukul drum di ujung lintasan tetap dihitung untuk menentukan runner up terbaik masing-masing grup.

p10007131

Aturan Permainan

Sesuai dengan tema lomba yaitu “Travel Together for the Victory Drums”, yang mengadopsi dari sejarah bangsa Jepang di masa lampau yang menggunakan tandu untuk transportasi dari satu tempat ke tempat yang lainnya, dalam permainan ini robot harus mengusung robot lainnya dengan kago (tandu) menaiki tanjakan (yang melambangkan gunung) dan kelokan-kelokan (yang melambangkan hutan). Di sepanjang lintasan terdapat tiga check point sebagai tempat melakukan retry robot manakala terjadi error. Check point pertama terdapat di lintasan sebelum tanjakan, check point kedua berada setelah tanjakan, dan check point ke tiga berada di dekat ujung lintasan dekat drum. Setiap tim hanya diperbolehkan memiliki satu robot otomatis yang bertindak mengusung robot, satu robot otomatis yang diusung dan juga bertindak memukul drum di ujung lintasan, dan satu robot manual (dikendalikan oleh operator melalui joystik) yang membantu robot otomatis pertama untuk mengusung robot otomatis kedua. Tim yang terlebih dahulu berhasil menjalankan tugas memukul drum diujung lintasan dinyatakan sebagai pemenang.

Dalam setiap pertandingan terdapat dua tim yang saling beradu yaitu tim merah dan tim biru. Sistem pertandingan diatur sedemikian rupa sehingga setiap tim memiliki giliran bertindak sebagai tim merah dan tim biru. Seperti halnya aturan  yang berlaku pada Robocon tahun-tahun sebelumnya, jumlah bobot total semua robot yang diperbolehkan tidak boleh melebihi 50 kg dan catu daya robot pada masing-masing robot maksimum 24 Vdc. Robot otomatis adalah robot yang bergerak secara otomatis setelah tombol power ditekan tanpa ada unsur campur tangan manusia. Robot manual adalah robot yang bergerak dikendalikan operator melalui joystik (boleh dengan kabel atau tanpa kabel).

Jalannya pertandingan dan hasil akhir kontes dapat dibaca di website PPI-Tokodai (Tokyo Institute of Technology) Jepang.



Daftarkan di social page berikut (klik untuk submit):



Tuliskan komentar anda!

You must be logged in to post a comment.