Tokoh

S.P.Timoshenko

8 August 2009 654 views penulis: Azhari Sastranegara Print This Post Print This Post

timoshenko_small

Siapa saja yang pernah belajar mekanika material dan struktur pasti mengenal nama Timoshenko, atau lengkapnya Stephen Prokofyevich Timoshenko. Di bidang ini nama Timoshenko hampir-hampir menyamai kebesaran Einstein dalam dunia fisika. Kalangan insinyur berpendapat,  seandainya hadiah nobel ada untuk kategori engineering, maka tidak diragukan lagi Timoshenko akan menjadi salah satu penerimanya.

Lahir di sebuah desa kecil di wilayah Ukraina tahun 1878, sekolah Timoshenko awalnya tak berapa mulus. Namun setelah masuk sekolah teknik St.Petersburg, sebuah universitas ternama di Imperium Rusia waktu itu, prestasinya langsung meroket. Setelah lulus sekolah teknik pada tahun 1901, Timoshenko masuk wajib militer Rusia. Dua tahun kemudian dia diangkat menjadi asisten professor di almamaternya. Tahun 1904 Timoshenko meninggalkan Rusia dan berkelana mencari ilmu di sistem pendidikan Jerman yang waktu itu sangat top di Eropa. Pada tahun 1907, Timoshenko diundang Institut Politeknik Kiev untuk mempertahankan disertasinya dan pada tahun berikutnya, Timoshenko diangkat menjadi professor di Kiev untuk bidang materials strength. Di Kiev inilah Timoshenko kemudian menulis catatan yang di kemudian hari menjadi cikal bakal bukunya yang sangat terkenal Strength of Materials (Kekuatan Bahan) dan Theory of Elasticity (Teori Elastisitas).

Timoshenko dikenal sebagai seorang yang sangat nasionalis, beberapa kali dia dikirim untuk menjalankan misi negara Rusia, sambil tetap menjalani profesinya sebagai seorang ilmuwan. Setelah beberapa tahun kembali ke Petersburg dan mengajar di sana, tahun 1915 dia diperintahkan ke Inggris dan pada tahun 1917 dikirim kembali ke Kiev untuk urusan dinas negara. Setelah revolusi, Timoshenko meninggalkan Uni Sovyet dan pindah ke Zagreb, Yugoslavia dan kemudian pada tahun 1922 pindah ke Amerika Serikat. Di AS, Timoshenko mencapai puncak kecemerlangan karirnya, dan di belakang hari diakui sebagai “The Father of American Engineering”.

Pertama kali menginjakkan kaki di AS, Timoshenko bekerja sebagai insinyur di perusahaan Westinghaus, namun tidak lama kemudian menjadi professor di University of Michigan. Di Michigan, nama Timoshenko sangat berkibar di kalangan para ilmuwan dan insinyur muda. Gaya mengajarnya disebut-sebut sebagai sangat atraktif dan memikat, sampai-sampai ilmuwan Eropa yang sangat bersinar waktu itu seperti Ludwig Prandtl datang ke AS untuk bertemu dengan Timoshenko. Saat itu Timoshenko telah menerbitkan buku-bukunya yang masih terpakai sampai saat ini seperti Strength of Materials, Theory of Elasticity dan Theory of Stability.

Sejak pindah ke Stanford University tahun 1936, karir Timoshenko sebagai seorang ilmuwan semakin cemerlang. Di Stanford, dia menulis beberapa buku antara lain Theory of Shells and Plates, Dynamics dan berbagai buku untuk bidang Mekanik. Buku terakhir yang ditulisnya berjudul The History of the Resistance of Materials from Leonardo da Vinci and Galileo to the Present Day, diterbitkan tahun 1953. Sampai saat ini, nama Timoshenko tetap dipakai dalam mekanika material modern, antara lain Timoshenko Beam dan Timoshenko Element dalam perhitungan finite element method.

Timoshenko pindah ke Jerman untuk hidup bersama putrinya sejak tahun 1964. Timoshenko tutup usia pada tahun 1972 dan dimakamkan di California, AS. Selama hidupnya Timoshenko menulis puluhan buku dan ratusan publikasi. Namanya diabadikan di ruang memorial Stanford University, dan menjadi nama sebuah laboratorium di sana. Pada tahun 1957, American Society of Mechanical Engineer (ASME) menciptakan penghargaan dengan nama Thimoshenko Medal, sebuah medali yang setiap tahun diberikan hanya kepada insinyur yang memiliki prestasi luar biasa di bidang mekanika terapan.



Daftarkan di social page berikut (klik untuk submit):



Tuliskan komentar anda!

You must be logged in to post a comment.