Home » Archive

Tulisan dalam kategori: Mesin & Mekanika

Aplikasi Teknologi, Featured, Kolom Tech, Mesin & Mekanika »

[16 May 2010 | No Comment | 757 views]

Pada tanggal 20 April 2010 lalu, Institut Teknologi Bandung meluncurkan kendaraan hemat energy yang akan diikutkan dalam lomba Shell Eco-Marathon se Asia yang akan diadakan di Sepang, Malaysia, bulan Juli nanti. Peluncuran ini sendiri telah diekspos oleh banyak media nasional, baik cetak maupun visual.

Dalam tulisan ini, Prof.Djoko Suharto, pembimbing dari tim ITB memberikan ulasan mengenai makna kompetisi tersebut dan efek yang diharapkan bisa timbul dari mengikuti kompetisi semacam ini, khususnya terhadap perkembangan inovasi di tanah air.

Shell Eco-marathon mulai diselenggarakan sejak tahun 1936 oleh sekelompok peneliti di laboratorium Shell untuk mempromosikan penghematan energi dan pengurangan polusi, khususnya di sektor transportasi. Dalam bentuknya yang sekarang, kompetisi ini pertama kali dilaksanakan di Eropa pada tahun 1985, kemudian di Amerika mulai tahun 2007 dan pada tahun 2010 ini Shell memperluas penyelengaraannya ke Asia. Kompetisi akan dilakukan di sirkuit Sepang, Malaysia pada tanggal 8-10 Juli 2010 dan diikuti oleh 112 peserta yang mewakili berbagai universitas dari 12 negara di Asia. Empat Perguruan Tinggi, yaitu ITB, ITS, UI dan UGM akan mewakili Indonesia dalam kompetisi tersebut.

Pemenang kompetisi adalah tim dengan ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika »

[30 Jan 2010 | No Comment | 1,756 views]

Tes Tekanan dan Tes Uji Coba Lainnya

Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diketahui mengenai katup atau valve sebagai kelanjutan dari pembahasan sebelumnya.

Tidak Mengisolasi 100%

Perlu dicamkan sewaktu mendesain sistem pipa, bahwa katup itu tidak bisa 100% mengisolasi aliran. Terutama ketika mendesain sistem pipa yang mengandung fluida beracun atau fluida terbakar. Karena itu, biasanya untuk fluida berbahaya, double block valve (menggunakan 2 katup untuk mengisolasi) itu merupakan keharusan.

Tes Tekanan

Untuk menstandarisasikan kemampuan katup mengisolasi dan kualitas katup, manufaktur katup diharuskan melakukan tes tekanan pada setiap katup yang diproduksi. Besar tekanan, lamanya tes, toleransi kebocoran, cara melakukan tes serta hal hal lain yang perlu diperhatikan terdapat dalam standar pelaksanaan tes tekanan seperti API STD 598, ASME B16.34, MSS SP-61 dan ISO 5208.

Standar diatas menjelaskan tentang tes untuk menguji kemampuan badan katup dan bagian penyekatnya. Masing-masing standar memiliki syarat yang sedikit berbeda, karena itu saat kita ingin membeli katup, kita harus jelas menulis standar mana yang harus diaplikasikan pada rekuisisi saat membeli.

Toleransi kebocoran tergantung dari jenis katup (silakan lihat artikel sebelumnya mengenai katup). Katup dengan soft/resilient ...selengkapnya

Featured, Mesin & Mekanika »

[24 Jan 2010 | No Comment | 1,705 views]

Dalam proses modifikasi permukaan bahan, kita mungkin sering mendengar teknologi pelapisan tipis (thin film). Selain pelapisan tipis, ada ada juga metoda penembakan ion gas atau elektron untuk mengubah sifat permukaan bahan itu. Penggunaan metoda CVD (Chemical Vapour Depostion), PVD (Physical Vapour Deposition), implantasi ion, ion sputtering, iradiasi berkas elektron atau berkas ion, dan lain sebagainya, sudah menjadi proses yang tidak bisa ditinggalkan dalam rekayasa permukaan bahan dewasa ini. Dari sel surya sampai layar komputer di depan anda, dari mata bor sampai semikonduktor, hampir sehari-hari kita memakai produk hasil dari modifikasi permukaan bahan tersebut. Semua metoda yang disebutkan di atas kebanyakan menggunakan gas atau plasma (campuran ion, elektron, dan atom netral) di dalam bejana vakum. Olehkarenanya, penting bagi kita untuk memahami bagaimana gerakan atom di dalam gas, atau ion di dalam plasma. Dengan teori kinetik gas, kita bisa  memperkirakan besar kecepatan atom-atom gas tersebut, dan dapat pula diperluaskan nanti untuk menjelaskan keadaan fisika ion-ion di dalam plasma. Dalam bahasan kali ini, kita akan memulai dari atom gas ideal di dalam suatu bejana.

Tentu kita sepakat bahwa ...selengkapnya

Mesin & Mekanika »

[12 Oct 2009 | No Comment | 2,305 views]

Pengetahuan mengenai fenomena tumbukan atau benturan (impact, collition) pada berbagai material memiliki manfaat yang sangat luas dalam berbagai bidang rekayasa. Dewasa ini, seiring dengan performa yang semakin baik dan fungsi yang semakin beragam, kecepatan kerja alat-alat mekanik juga meningkat tajam. Hal ini mau tidak mau meningkatkan resiko terjadinya benturan. Oleh karena itu komponen alat-alat mekanik tersebut harus didesain sedemikian agar tetap berfungsi baik meskipun terjadi benturan dengan benda lain. Tulisan ini adalah pengantar sekilas mengenai rekayasa tumbukan (impact engineering), karakteristik dan perbedaannya dengan fenomena beban statik dan dinamik biasa.

Di bidang transportasi, fungsi pengamanan pada saat terjadi benturan menjadi prasyarat yang penting. Bahkan kemampuan mengamankan penumpang saat terjadi tabrakan menjadi salah satu klausul penting dalam ujian penilaian mobil baru yang dipelopori oleh NCAP (New Car Assessment Program). Di bidang pengembangan pesawat dan stasiun antariksa, penerbangan umum, dan pembangunan instalasi pembangkit energi, ketahanan terhadap benturan benda asing menjadi hal yang primer. Kita tentu masih ingat bagaimana benturan dua pesawat Boeing memicu kehancuran hebat gedung WTC di Amerika pada tahun 2001. Benturan serupa sebenarnya senantiasa diantisipasi pada ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika, Tribology »

[5 Oct 2009 | No Comment | 618 views]

Bila dua benda bersentuhan sambil bergerak akan timbul gesekan. Siapa pun dengan mudah mengerti bahwa akibat yang ditimbulkan gesekan bisa bermacam-macam misalnya bunyi mencicit, kenaikan temperatur permukaan, atau permukaan yang aus. Namun barangkali tidak banyak yang mengetahui bahwa gesekan atau  friction merupakan salah satu penyebab pemborosan energi yang cukup signifikan.

Alkisah, pada tahun 1966 di negeri pelopor industri modern Inggris, menteri pendidikan waktu itu H.P.Jost memberikan laporan yang mengejutan kepada parlemen tentang besarnya energi yang terbuang karena gesekan. Dalam laporannya yang terkenal dengan nama The Jost Report (1), disebutkan bahwa energi yang hilang di Inggris karena gesekan bila dikonversi setara dengan 1.3% GNP Inggris waktu itu, atau sekitar 500 juta poundsterling! Dari laporan Host inilah muncul istilah baru untuk ilmu tentang gesekan dan cara menguranginya yaitu, Tribology (berasal dari bahasa Yunani, Tribo).

Negara-negara industri maju terkejut atas laporan Jost dan mulai mengadakan investigasi di negaranya masing-masing. Jepang yang baru saja menjadi negara industri segera mengadakan penelitian besar-besaran untuk mengurangi gesekan. Pada tahun 1971, pemerintah Jepang mengumumkan bahwa besar energi yang telah dihemat berdasarkan hasil penelitian mengenai tribology ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika, Otomotif »

[29 Sep 2009 | No Comment | 567 views]

Kali ini Honda kembali unjuk gigi. Setelah memimpin dunia robot bipod alias dua kaki dengan ASIMO-nya, kali ini Honda memunculkan kendaraan masa depan versi Honda. Ya, ia adalah Honda U3-X.

Honda U3-X adalah kendaraan roda 1 yang geraknya dikendalikan oleh Pusat Massa gabungan antara U3-X sendiri dan pengendaranya. Prinsip dasarnya adalah menggunakan teori 逆振り子[gyaku-furiko] atau 倒立振子[touritsu furiko] alias bandul terbalik seperti di samping. Menurut press conference yang dilakukan pihak Honda, 24 September 2009, teknologi ini pada awalnya sudah diterapkan pada robot ASIMO untuk penyeimbang badan ketika berdiri dengan 1 kaki.

Bentuk dari U3-X pun sangat sederhana. Desain sengaja dibuat kecil dengan ukuran 3 dimensi 315 x 160 x 650 (mm) sehingga pas untuk masuk di antara 2 kaki manusia. Ketinggiannya pun diatur agar sama dengan tinggi ketika berjalan. Hal ini dilakukan demi memudahkan para pengguna. Lalu yang paling penting, di zaman krisis energi seperti sekarang, salah satu kehebatan U3-X terletak pada sumber penggeraknya. U3-X digerakkan hanya dengan menggunakan baterai Lithium-Ion dan memiliki waktu bergerak total 1 jam ketika baterai dalam kondisi penuh. Massa keseluruhan pun tidak ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika »

[21 Sep 2009 | 8 Comments | 18,276 views]

Flange

Flange adalah istilah untuk salah satu jenis sambungan yang digunakan saat menyambung antara pipa dan elemennya dengan katup, bejana, kolom reaksi, pompa dan lainnya. Beberapa teknik sambungan selain flange adalah menyambung langsung dengan las (welding joint) atau menyambung dengan uliran (threaded joint) seperti menyambung baut dengan mur.

Macam-macam Flange

Sambungan yang paling sempurna jika dilihat dari sisi pencegahan bocor dan ketahanan akan tekanan fluida yang mengalir adalah menyambung langsung dengan las. Tetapi dengan las membuat sambungan itu bersifat permanen, yang bukan merupakan hal baik jika sambungan itu butuh dilepas untuk perawatan atau perbaikan. Las juga tidak bisa diaplikasikan jika ada bagian dalam yang tidak tahan akan suhu tinggi yang dihasilkan proses las. Sambungan dengan threaded joint dapat dibongkar pasang, tetapi tidak bisa diaplikasikan untuk sambungan dengan ukuran besar dan bertekanan tinggi. Karena itu, walaupun dengan flange akan menambah berat material dan membutuhkan baut, mur dan gasket, flange tetap banyak digunakan.

Sesama flange direkatkan dengan baut dan mur. Karena adanya kekasaran pada permukaan metal, sambungan metal dengan metal tidak akan mencegah kebocoran. Karena itulah dibutuhkan juga ...selengkapnya

Mesin & Mekanika »

[8 Sep 2009 | 32 Comments | 166,987 views]

Untuk mengetahui sifat-sifat suatu bahan, tentu kita harus mengadakan pengujian terhadap bahan tersebut. Ada empat jenis uji coba yang biasa dilakukan, yaitu uji tarik (tensile test), uji tekan (compression test), uji torsi (torsion test), dan uji geser (shear test). Dalam tulisan ini kita akan membahas tentang uji tarik dan sifat-sifat mekanik logam yang didapatkan dari interpretasi hasil uji tarik.

Uji tarik mungkin adalah cara pengujian bahan yang paling mendasar. Pengujian ini sangat sederhana, tidak mahal dan sudah mengalami standarisasi di seluruh dunia, misalnya di Amerika dengan ASTM E8 dan Jepang dengan JIS 2241. Dengan menarik suatu bahan kita akan segera mengetahui bagaimana bahan tersebut bereaksi terhadap tenaga tarikan dan mengetahui sejauh mana material itu bertambah panjang. Alat eksperimen untuk uji tarik ini harus memiliki cengkeraman (grip) yang kuat dan kekakuan yang tinggi (highly stiff). Brand terkenal untuk alat uji tarik antara lain adalah antara lain adalah Shimadzu, Instron dan Dartec.

1. Mengapa melakukan Uji Tarik?

Banyak hal yang dapat kita pelajari dari hasil uji tarik. Bila kita terus menarik suatu bahan (dalam hal ini suatu logam) sampai putus, kita ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika »

[3 Sep 2009 | 3 Comments | 8,633 views]

Katup atau valve, adalah sebuah alat untuk mengatur aliran suatu fluida dengan menutup, membuka atau menghambat sebagian dari jalannya aliran. Contoh yang mudah adalah keran air. Adalah kewajiban bagi seorang insinyur pipa untuk mengetahui setidaknya dasar-dasar dari valve ini.

Bebeberapa macam katup yang sering digunakan adalah sebagai berikut.

1. Gate Valve

Bentuk penyekatnya adalah piringan, atau sering disebut wedge, yang digerakkan ke atas bawah untuk membuka dan menutup. Biasa digunakan untuk posisi buka atau tutup sempurna dan tidak disarankan untuk posisi sebagian terbuka.

2. Globe Valve

Digunakan biasanya untuk mengatur banyaknya aliran fluida.

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika »

[25 Aug 2009 | 18 Comments | 15,439 views]

Kalau kita melihat pabrik kimia, kilang minyak atau pabrik LNG, kita akan menyaksikan pipa-pipa berbaris menghubungkan antara vessel, tower, pompa dan lainnya. Mereka bagaikan pasta spageti metal raksasa yang tercecer. Bagi seorang insinyur pipa (piping engineer), penampakan luar yang indah memang bukan tujuan desain tata letak pipa, tetapi ada keindahan dan kepuasan tersendiri saat melihat barisan pipa tersebut.

Banyak hal yang harus diperhatikan oleh piping engineer saat mendesain. Lingkup seorang piping engineer bukan hanya pipa, tetapi juga elemen yang ada di pipa tersebut, seperti elbow, reducer, flange, valve, steam trap, strainer dan masih banyak lagi. Berikut ini beberapa garis besar tentang bagaimana mendesain pipa secara umum.

1. Standar Desain

Standar apa yang dipakai adalah hal yang pertama-tama harus diperhatikan. Standar untuk pipa di pabrik pembangkit listrik berbeda dengan standar untuk pipa di pabrik yang memproduksi LNG. Berbeda pula jika dibandingkan dengan standar untuk pipa transfer gas. Masing-masing mempunyai standar yang berbeda. Misalnya untuk pabrik pembangkit listrik menggunakan ASME B31.1 sebagai patokan mendesain. Untuk pabrik yang memproduksi LNG menggunakan standar ASME B31.3. Sedangkan untuk pipa transfer gas menggunakan ASME ...selengkapnya