Home » Archive

Tulisan dalam kategori: Mesin & Mekanika

Mesin & Mekanika »

[10 Aug 2009 | No Comment | 1,677 views]

Oleh Djoko Suharto1 dan Andi Isra Mahyuddin2

Tulisan ini merupakan pandangan penulis mengenai masa depan pendidikan Teknik Mesin di Indonesia dan disampaikan sebagai ”Keynote” pada Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin ke 7 di Universitas Sam Ratulangi Manado pada tanggal 4 Nopember 2008. Tiga hal pokok disoroti dalam makalah ini, yang  pertama adalah usaha untuk membuat pendidikan Teknik Mesin yang lebih bermakna, baik untuk pengembangan industri di Indonesia maupun untuk berkontribusi ke industri (pasar) global, yang kedua adalah antisipasi munculnya ilmu baru pada abad ke 21 serta dampaknya pada profesi Teknik Mesin dan yang terakhir adalah antisipasi  ketidakcocokan (”mismatch”) perencanaan pendidikan (”education push factor”) di bidang Teknik Mesin dengan sektor riil di industri (”industrial pull factor”).

Artikel selengkapnya dapat didownload di sini:  Masa Depan Pendidikan Teknik Mesin

——————————-

Catatan:

Tulisan ini telah disampaikan pada Seminar Nasional Tahunan Teknik  Mesin VII, 4 – 5 November 2008, Manado.

[1] Ketua Senat, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB.

[2] Dekan, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB.

Mesin & Mekanika »

[10 Aug 2009 | 4 Comments | 1,343 views]
1. PENDAHULUAN

Energi berperan besar dalam jalannya peradaban. Kondisi suatu negara berkorelasi positif dengan tingkat konsumsi energi negara tersebut. Sebagai contoh, Amerika Serikat sebagai negara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) tertinggi di dunia, yakni USD 13.811.200 x 106 [1], pada tahun 2007 mengkonsumsi energi primer total sebesar 2.361,4 juta ton setara minyak yang berarti 21,6% dari konsumsi energi dunia [2]. Sedangkan dua kekuatan ekonomi raksasa Asia, yakni China dan Jepang masing-masing mengkonsumsi 16,8% dan 4,7% energi primer dunia [2]. Sedangkan Indonesia mengkonsumsi 1% energi primer dunia [2]. Dalam kurun waktu sekitar 3 dekade, 1973 – 2005, konsumsi energi dunia naik sebesar 86,7%, dari 6.126 menjadi 11.435 juta ton setara minyak [3]. Diperkirakan pada periode 2004 – 2030, konsumsi energi dunia akan naik sebesar 57% [4]. OPEC memperkirakan bahwa bahan bakar fosil akan tetap mendominasi suplai energi dunia hingga 2030 dengan kontribusi lebih dari 85% [5]. Dalam kajiannya OPEC yakin bahwa hingga tahun 2030 kebutuhan minyak dunia masih dapat dipenuhi. Hal yang senada dikemukakan juga oleh Kjärstad & Johnsson [6], meski mereka juga menyatakan bahwa bisa saja ...baca

Kolom Tech, Mesin & Mekanika »

[8 Aug 2009 | 3 Comments | 1,773 views]
Mekanika dan Material, Selayang Pandang

Mekanika atau mechanics, termasuk cabang ilmu yang paling tua, jauh sebelum Newton apalagi Einstein hadir dan meletakkan dasar-dasar mekanika klasik dan kuantum seperti yang kita kenal sekarang. Sejarah merekam penggunaan prinsip-prinsip mekanika telah dimulai ribuan tahun sebelum Masehi, dan secara teoritik telah dirintis oleh Archimedes, 200 an tahun sebelum kelahiran Nabi Isa. Sejak revolusi industri, mekanika telah menjadi ilmu yang berkembang sangat pesat dan langsung bersentuhan dengan kehidupan manusia. Mesin uap James Watt, dan kemudian pesawat terbang Wright bersaudara, hanyalah  dua contoh penemuan besar yang bertumpu pada ilmu mekanika.

Ilmu tentang material, dalam terminologi ilmiah terbagi dua menjadi teknik material (material engineering) dan ilmu material (material science), barangkali memiliki sejarah yang lebih panjang daripada mekanika. Meski kita sangat mengenal istilah stone age, bronze age, dan steel age, sebenarnya manusia telah mulai bermain dengan ilmu material ketika berhasil membuat tanah liat yang keras bila terjemur matahari, yang menjadi dasar pembuatan keramik. Ilmu material mengalami lompatan besar ketika manusia berhasil mengerti banyak hal dari logam, yang kemudian menghasilkan ilmu metalurgi. Setelah kejayaan ilmu tentang logam, ilmu material ...baca