Home » Archive

Tulisan dalam kategori: Otomotif

Featured, Kolom Tech, Otomotif »

[16 Apr 2014 | No Comment | 226 views]

Oleh Azhari Sastranegara

(Sebuah catatan menjelang Hari Kebangkitan Nasional)

Sebagai bangsa yang besar, dengan negeri yang melimpah sumber daya alamnya, sangat wajar rakyat Indonesia memiliki sejuta harapan akan taraf hidup yang baik serta martabat yang tinggi di percaturan internasional. Dari sudut teknologi, sempat tejadi euforia kebangkitan nasional ketika IPTN berhasil menerbangkan pesawat yang canggih di kelasnya, N-250, hampir duapuluh tahun lalu. Sayang sekali badai krisis ekonomi dan reformasi menenggelamkan proyek yang membanggakan ini, ratusan insinyur handal diberhentikan dan tidak diberi perhatian yang memadai. Mereka ini kemudian kelak bertebaran di seluruh dunia dan mendapat pekerjaan terhormat di berbagai industri pesawat terbang terkemuka seperti Boeing dan Airbus. Reformasi 1998 sempat menjadi harapan, namun ternyata setelah itu bangsa kita lebih disibukkan pada urusan tata ulang sistem kenegaraan, demokrasi, penegakan hukum, masalah-masalah korupsi yang akut, dan yang semisalnya. Kebangkitan nasional dilihat dari sudut penguasaan teknologi dan daya saing kemampuan manufaktur hampir tidak pernah mendapat porsi pembahasan yang cukup baik di level pejabat negara maupun akar rumput.

Setelah nihil sekian lama dari berita bidang teknologi dalam negeri, kecuali beberapa berita hoax seperti ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Kolom Tech, Otomotif »

[13 May 2012 | No Comment | 338 views]

Belum lama berselang, pemerintah memunculkan wacana akan membuat mobil hibrida secara massal. Tujuannya jelas, mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) yagn semakin hari semakin membebani keuangan negara.

Hanya saja wacana yang dilemparkan pemerintah belum jelas, mobil hibrid seperti apa yang akan dikembangkan? Tanpa konsep yang jelas, sekali lagi topik ini hanya akan jadi wacana yang layu sebelum berkembang. Bukankah kalangan teknolog dan ilmuwan sudah sering dibuat terperangah dengan wacana-wacana muluk pemerintah? Beberapa waktu lalu pemerintah mengangkat wacana blue energy, padi super, bahan bakar alternatif dari minyak jarak, dan sebagainya, tapi ke mana semua gembar-gembor itu sekarang?

Bila mobil hibrid yang dimaksudkan pemerintah adalah mobil hibrid seperti milik Toyota dengan Prius-nya dan Honda dengan Insight-nya, yang menggunakan sumber energy primer dari bensin kemudian secara bertahap menyimpan energi listrik di dalam baterai, maka kita harus bersiap secara serius mengingat teknologi hibrid ini termasuk teknologi yang masih dijaga ketat oleh pabrikan otomotif besar dunia.

Mengulangi kembali seputar teknologi hibrid di dunia otomotif, kami lampirkan tiga tulisan tentang hal ini. Tulisan ini pernah dimuat di edisi khusus Majalah GATRA pada tahun 2006.

...selengkapnya

Featured, Otomotif, Reportase »

[5 Dec 2009 | One Comment | 400 views]

(sambungan dari bagian pertama )

The luxury vehicle division milik Toyota Corp., Lexus juga menghiasi booth mereka dengan konsep-konsep supercar khas mereka. Namun sama dengan Toyota, konsep-konsep yang ditampilkan Lexus bukan konsep yang benar-benar baru, hanya saja desain body dan interior mereka memang memukau. Terutama konsep supercar LFA dan LF-Ch yang sangat sporty, mirip dengan mobil-mobil di film fiksi ilmiah.

Khusus untuk LFA, Lexus bahkan membanggakan LFA dengan mesin 4.8 liter V-10 nya akan menjadi mobil paling powerful sepanjang sejarah otomotif. Kami sempat terkejut ketika tahu bahwa selain konsep off the road, LFA ini juga ditampilkan dalam versi tranparan, dibuat dari akrilik oleh seorang Arsitek Jepang, Sosuke Fujimoto.

Mitsubishi, Nissan, Mazda dan Subaru pun tak mau kalah dari rival-rival besar mereka.Tahun ini Subaru membanggakan konsep mobil hibrida kelas atas berpintu gullwing, Subaru Hybrid Tourer Concept. Di bawah kabin mobil dengan mesin symmetrical all-wheel-drive yang memberi kesan imajinatif saat dipandang ini, Subaru meletakkan 2 buah motor elektrik. Sementara itu, Mazda maju dengan konsep Mazda Kiyora yang sempat mengguncang Paris Auto Show 2008.

Lexus ...selengkapnya

Otomotif, Reportase »

[1 Dec 2009 | 2 Comments | 550 views]

Tokyo Motor Show (TMS) adalah pameran produk otomotif terbesar di Asia yang diselenggarakan di Tokyo dua tahun sekali untuk jenis kendaraan roda 2 dan roda 4, dan dua tahun sekali pula untuk jenis kendaraan truk dan kendaraan khusus. Untuk TMS 2009 ini (untuk kendaraan roda 2 dan roda 4), penulis Infometrik, Baharuddin Maghfuri melaporkan hasil kunjungannya. Karena pertimbangan volume, tulisan ini dibagi dalam dua edisi. Silakan menikmati edisi pertama kunjungan ke TMS2009 ini.

****

Tanggal 3 Oktober lalu, bertepatan dengan Cultural Day di Jepang, saya dan beberapa teman mengunjungi The 41st Tokyo Motor Show 2009, pameran otomotif yang diadakan sejak 23 Oktober hingga 4 November. Di sana dipamerkan kendaraan termutakhir berlevel internasional.

Walaupun hari itu sangat ramai pengunjung, Tokyo Motor Show tahun ini agak jauh dari harapan kami, karena tahun ini lebih sedikit maker yang menampilkan konsep terbarunya.  Maker asing seperti Ferrari, BMW, Ducati dan mobil-mobil buatan Amerika Serikat bahkan tak tampak di arena pameran di Makuhari Messe, Prefektur Chiba itu. Tak hanya itu, kendaraan roda dua yang tahun-tahun sebelumnya menempati lokasi terpisah dari pameran mobil, saat itu ...selengkapnya

Aplikasi Teknologi, Mesin & Mekanika, Otomotif »

[29 Sep 2009 | No Comment | 568 views]

Kali ini Honda kembali unjuk gigi. Setelah memimpin dunia robot bipod alias dua kaki dengan ASIMO-nya, kali ini Honda memunculkan kendaraan masa depan versi Honda. Ya, ia adalah Honda U3-X.

Honda U3-X adalah kendaraan roda 1 yang geraknya dikendalikan oleh Pusat Massa gabungan antara U3-X sendiri dan pengendaranya. Prinsip dasarnya adalah menggunakan teori 逆振り子[gyaku-furiko] atau 倒立振子[touritsu furiko] alias bandul terbalik seperti di samping. Menurut press conference yang dilakukan pihak Honda, 24 September 2009, teknologi ini pada awalnya sudah diterapkan pada robot ASIMO untuk penyeimbang badan ketika berdiri dengan 1 kaki.

Bentuk dari U3-X pun sangat sederhana. Desain sengaja dibuat kecil dengan ukuran 3 dimensi 315 x 160 x 650 (mm) sehingga pas untuk masuk di antara 2 kaki manusia. Ketinggiannya pun diatur agar sama dengan tinggi ketika berjalan. Hal ini dilakukan demi memudahkan para pengguna. Lalu yang paling penting, di zaman krisis energi seperti sekarang, salah satu kehebatan U3-X terletak pada sumber penggeraknya. U3-X digerakkan hanya dengan menggunakan baterai Lithium-Ion dan memiliki waktu bergerak total 1 jam ketika baterai dalam kondisi penuh. Massa keseluruhan pun tidak ...selengkapnya

Otomotif »

[16 Aug 2009 | 2 Comments | 353 views]

Kemunculan Totoya Prius

Sejak naiknya harga minyak dunia, mobil hibrid akhir-akhir ini mulai dilirik oleh masyarakat Jepang. Mobil ini memang sangat hemat pemakaian bahan bakarnya. Hanya dengan satu liter bensin, mobil ini bisa menempuh jarak tiga kali lipat mobil konvensional. Hal ini karena digabungkannya dua tenaga mesin konvensional dan motor listrik dari baterai yang bisa diisi dari sisa tenaga mesin konvensional. Maksud sisa tenaga di sini adalah proses pengisian baterai listrik dilakukan ketika mobil hibrid berjalan atau ketika proses pengereman.

Mobil hibrid Prius pertama kali dikeluarkan Toyota pada Oktober 1997. Namun dalam perjalanannya, mobil ini belumlah diterima pasar lantaran harganya yang agak mahal karena menggunakan teknologi yang masih sangat baru.

Problem terbesar yang menjadi tantangan mobil hibrid seperti halnya mobil listrik adalah harga baterai yang sangat mahal. Namun, kelebihannya dibandingkan mobil listrik yang tergantung 100% kepada listrik, mobil hibrid dengan cerdas menggabungkan kelebihan mesin konvensional dan motor listrik. Dengan begitu, dibandingkan mobil listrik, jarak tempuh semakin jauh dan baterainya pun tidak harus sebesar mobil listrik. Selain itu, tidak memerlukan tambahan infrastruktur penunjang baru karena bisa diisi di ...selengkapnya

Otomotif »

[8 Aug 2009 | 5 Comments | 1,604 views]
Tanggal 1 Juni 2009 menjadi sejarah penting bagi industri otomotif dunia. Industri otomotif terbesar di dunia, GM (General Motors), jatuh bangkrut dan terpaksa harus menjadi pengemis meminta bantuan pemerintah AS. Bayangkan, perusahaan senior yang sudah berusia 1 abad ini, dengan jumlah pegawai terakhir sekitar 244 ribu orang, dan prestasi sebagai penjual mobil terbanyak di dunia dengan rekor penjualan sebesar 8.35 juta di tahun 2008 ini harus ambruk diterpa badai krisis keuangan yang dipicu tumbangnya perusahaan sekuritas Lehman Brothers, September 2008 lalu.

Lalu mengapa sang goliat otomotif itu bisa jatuh dengan mudah? sebabnya sederhana saja. Karena sang goliat lupa mengasah gergajinya dan gagal menciptakan produk inovatif yang sesuai dengan permintaan pasar. Perusahaan otomotif Amerika yang dikenal dengan istilah Big Three (GM, Ford dan Chrysler) kalah selangkah (atau beberapa langkah?) dari perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota dan Honda, yang telah melahirkan produk ramah lingkungan seperti mobil hibrid.   Toyota pertama kali mengeluarkan produk mobil hibrid Prius pada tahun 1996, dan sekarang teknologi hibrid telah diperluas ke produk lain seperti kendaraan keluarga Estima, sedan Camry, dan ...selengkapnya