<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>INFOMETRIK &#187; Selingan</title>
	<atom:link href="http://www.infometrik.com/category/selingan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.infometrik.com</link>
	<description>-- Situs Informasi Mekanika, Material, dan Manufaktur --</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Oct 2011 23:26:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Asahlah Kapakmu…</title>
		<link>http://www.infometrik.com/2009/11/asahlah-kapakmu%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://www.infometrik.com/2009/11/asahlah-kapakmu%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 12:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wawan Setyawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infometrik.com/?p=1226</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah seorang pemuda gagah dan berani bekerja pada seorang majikan yang memiliki banyak sekali hutan kayu keras.
Suatu hari sang pemuda yang tadinya bekerja di bagian pengolahan dipindah pada bagian penebangan oleh majikannya dan ia dijanjikan bonus besar jika ia mampu menunjukkan prestasi kerja yang gemilang.
Dengan berbekal sebuah kapak baru, lebar dan bagus maka mulailah ia menebang&#8230; satu.. dua.. tiga.. pohon dia tumbangkan dari pagi, hingga sampailah waktunya matahari mulai bergeser ke arah barat menuju peraduannya tanda hari akan berganti malam.
Si pemuda pun pulang dengan hasil tebangan pohon yang sangat memuaskan, hari itu ia dapat menebang 10 pohon dan ini adalah prestasi yang sangat luar biasa. Dengan bangga ia laporkan hasilnya ke majikannya. Sang majikanpun bangga dan memuji kerja keras si pemuda.
Keesokan harinya, kembali si pemuda turun ke hutan dan kembali menebang dengan semangat yang lebih besar untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pula. Namun,.. ketika hari sudah mulai sore ia dapati hasil tebangannya tidak lebih baik dari kemarin, ia hanya mampu menumbangkan 8 pohon saja.
Hari-hari berikutnya ia kembali menebang pohon.. dan kembali pula ia dapati <ahref="http://www.infometrik.com/2009/11/asahlah-kapakmu%e2%80%a6/">...selengkapnya</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/11/kapak.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1229" title="kapak" src="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/11/kapak-300x290.jpg" alt="kapak" width="210" height="203" /></a>Alkisah seorang pemuda gagah dan berani bekerja pada seorang majikan yang memiliki banyak sekali hutan kayu keras.</p>
<p>Suatu hari sang pemuda yang tadinya bekerja di bagian pengolahan dipindah pada bagian penebangan oleh majikannya dan ia dijanjikan bonus besar jika ia mampu menunjukkan prestasi kerja yang gemilang.</p>
<p>Dengan berbekal sebuah kapak baru, lebar dan bagus maka mulailah ia menebang&#8230; satu.. dua.. tiga.. pohon dia tumbangkan dari pagi, hingga sampailah waktunya matahari mulai bergeser ke arah barat menuju peraduannya tanda hari akan berganti malam.</p>
<p>Si pemuda pun pulang dengan hasil tebangan pohon yang sangat memuaskan, hari itu ia dapat menebang 10 pohon dan ini adalah prestasi yang sangat luar biasa. Dengan bangga ia laporkan hasilnya ke majikannya. Sang majikanpun bangga dan memuji kerja keras si pemuda.</p>
<p>Keesokan harinya, kembali si pemuda turun ke hutan dan kembali menebang dengan semangat yang lebih besar untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pula. Namun,.. ketika hari sudah mulai sore ia dapati hasil tebangannya tidak lebih baik dari kemarin, ia hanya mampu menumbangkan 8 pohon saja.</p>
<p>Hari-hari berikutnya ia kembali menebang pohon.. dan kembali pula ia dapati kekecewaan pada dirinya karena tidak mampu menghasilkan performa kerja yang lebih baik dari hari pertama, padahal ia telah melipatgandakan tenaganya, ia telah datang lebih pagi dan pulang lebih sore bahkan hampir malam, tetapi tetap saja hasilnya tidak lebih baik, bahkan dari hari ke hari justru terus menurun..</p>
<p>Diujung rasa kecewa dan frustasi, si pemuda mendatangi sang majikan serta mengutarakan hasil kerjanya dan ia laporkan semua hasil itu secara rinci hari demi hari. Hingga suatu hari si pemuda tersebut bertanya kepada majikannya.</p>
<p>&#8220;Wahai tuan majikan, gerangan apa yang membuat prestasi kerja saya terus menurun padahal setiap hari saya datang lebih awal dan pulang lebih belakangan dengan tenaga yang telah saya lipat gandakan,.. tetapi hasil yang saya peroleh sungguh jauh dari harapan.?&#8221;</p>
<p>&#8220;Anakku, sungguh bapakpun tidak mengerti gerangan apa yang telah terjadi pada kamu dan pekerjaanmu, namun ada satu pertanyaan yang ingin saya ajukan padamu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Baiklah tuanku, apa yang hendak tuan tanyakan pada saya ?&#8221;</p>
<p>&#8220;Nak, kapan engkau terakhir kali mengasah kapakmu ?&#8221;</p>
<p>Banggg..!!! seperti tersadar dari sebuah mimpi, si pemuda kaget dengan pertanyaan itu.</p>
<p>&#8220;Tidak pernah tuanku, hamba terlalu sibuk dengan pekerjaan hamba sehingga hamba lupa mengasah kapak hamba&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalau begitu, itulah masalahmu nak, kamu tidak pernah mengasah kapakmu sementara dari hari-kehari kapakmu bertambah tumpul, wajar kalau apa yang kamu hasilkan semakin berkurang.. sekarang, mulailah kau asah kapakmu dan bekerjalah kembali, lalu asah lagi kapakmu setiap engkau merasa bahwa kapakmu telah menumpul.&#8221;</p>
<p>============================</p>
<p>Sebuah kenyataan harian yang sering kita hadapi, manakala kesibukan kerja membuat kita lupa untuk mengasah keterampilan dan kemampuan kita menjadi lebih baik. Bahkan sering kali kita bangga menjuluki diri kita dengan julukan P-7 (Pergi Pagi Pulang Petang, Penghasilan Pas Pasan) tanpa pernah terpikir untuk meningkatkan kemampuan diri agar esok lebih baik dari hari ini.</p>
<p>Pernah saya bertanya pada beberapa operator disebuah pabrik, &#8220;Apa yang kamu mimpikan 10 tahun yang akan datang ?&#8221; dari 50 orang yang ditanya, hanya 2 orang yang menjawab &#8220;saya ingin jadi supervisor di pabrik ini&#8221;, sisanya menjawab dengan bahasa klasik &#8220;ingin jadi pekerja yang baik&#8221;, &#8220;taat aturan&#8221;, dan sebagainya.</p>
<p>Mereka lupa, kalau 10 tahun lagi kondisi fisik mereka akan melemah, tenaga mereka akan terus berkurang, dan sangat mungkin sakit-sakitan.</p>
<p>Sedangkan, jika otak yang kita asah, keahlian yang kita kembangkan, maka semakin hari kita akan semakin pintar dan semakin ahli pada bidang yang kita tekuni, hingga ketika usia beranjak tua, maka tuanya seseorang yang skill-full, berwawasan luas, dan berpikir cerdas akan sangat dibutuhkan oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun.</p>
<p>Karena itu, mari luangkan waktu kita untuk mengasah kapak pikiran kita, kapak keahlian kita, kapak wawasan kita, agar semakin hari kapak kita menjadi semakin tajam dan selalu siap digunakan. Seperti apa yang dinasehatkan oleh Steven R Covey dalam bukunya “The Seven Habits of Highly Effective People”.</p>
<p>Semoga bermanfaat,</p>
<p>Wawan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infometrik.com/2009/11/asahlah-kapakmu%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BREAK YOUR BORDER</title>
		<link>http://www.infometrik.com/2009/10/break-your-border/</link>
		<comments>http://www.infometrik.com/2009/10/break-your-border/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 20:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wawan Setyawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infometrik.com/?p=1196</guid>
		<description><![CDATA[Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.　 Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api  kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu  itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja!  Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.  Apa sebenarnya yang terjadi? Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba
melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi  dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya  sendiri. Ia mulai berpikir, &#8220;Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya
segini.&#8221; Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek api.  Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin, &#8220;Nah benar  kan ? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!&#8221;
Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih terus  merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak korek api. Sang  kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayat. Kemampuan yang sesungguhnya
tidak tampak. Kehidupannya telah <ahref="http://www.infometrik.com/2009/10/break-your-border/">...selengkapnya</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/10/hammer.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-1197" title="hammer" src="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/10/hammer-300x265.gif" alt="hammer" width="180" height="159" /></a>Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.　 Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api  kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu  itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja!  Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.  Apa sebenarnya yang terjadi? Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba<br />
melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi  dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya  sendiri. Ia mulai berpikir, &#8220;Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya<br />
segini.&#8221; Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek api.  Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin, <em>&#8220;Nah benar  kan ? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!&#8221;</em></p>
<p>Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih terus  merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak korek api. Sang  kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayat. Kemampuan yang sesungguhnya<br />
tidak tampak. Kehidupannya telah dibatasi oleh lingkungannya, kemudian  membentuk cara berpikirnya dan akhirnya menjadi karakter dirinya sehingga ia  hanya mengakui bahwa batas kemampuannya adalah apa yang bisa ia lakukan pada  saat itu.</p>
<p>Sesungguhnya di dalam diri kita juga banyak kotak korek api. Misalnya anda  hidup dilingkungan yang terbiasa dengan kotor, kumuh, berantakan, dan tidak  tertata… sehingga anda merasa bahwa hidup yang demikian adalah benar dan<br />
tidak berusaha untuk lebih baik lagi. Atau dalam kontek lain, anda hidup  dilingkungan dengan budaya membaca yang sangat rendah, orang-orang  disekeliling anda tidak suka dengan membaca, tidak suka dengan belajar, dan  tidak tertantang untuk mengembangkan diri.. lalu jadilah anda seperti  lingkungan anda. Jika demikian halnya, maka lingkungan tempat anda hidup  telah menjadi korek api yang membatasi anda untuk hidup lebih baik dari apa<br />
yang anda alami saat ini.</p>
<p>Teman kerja juga bisa jadi kotak korek api. Coba  ingat, ketika dia bicara begini, <em>&#8220;Ngapain sih kamu kerja keras seperti itu,  kamu nggak bakalan dipromosikan, kok.&#8221;</em> Ingat! Mereka adalah kotak korek api.  Mereka bisa menghambat perkembangan potensi diri Anda.  Korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna, tingkat  pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya. Bila semua itu  menjadi kotak korek api maka akan menghambat prestasi dan kemampuan anda  yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas sehari-hari. Bila potensi  anda yang sesungguhnya ingin muncul, anda harus ambil tindakan untuk  keluar dari kotak korek api itu.</p>
<p>Lihatlah Ucok Baba, dengan tinggi tubuh yang  di bawah rata-rata (tergabung dalam ikatan manusia mini) ia mampu menjadi  presenter di televisi. Andapun mungkin kenal Helen Keller. Dengan mata yang  buta, tuli dan &#8220;gagu&#8221; dia mampu lulus dari Harvard University . Bill Gates  tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi &#8220;raja&#8221;  komputer. Andrie Wongso, tidak menamatkan sekolah dasar namun mampu menjadi  motivator nomor satu di Indonesia . Contoh lain mantan Meneg BUMN, Sugiharto, yang pernah menjadi seorang pedagang asongan, tukang parkir dan  kuli di Pelabuhan. Kemiskinan tidak menghambatnya untuk terus maju. Bahkan  sebelum menjadi menteri beliau pernah menjadi eksekutif di salah satu  perusahaan ternama. Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia menjadi presiden  Afrika Selatan setelah usianya lewat 65 tahun.　Kolonel Sanders sukses  membangun jaringan restoran fast food ketika usianya sudah lebih dari 62  tahun.</p>
<p>Nah, bila anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada hakekatnya  anda masih terjajah. Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen Keller, Andrie  Wongso, Sugiharto, Bill Gates dan Nelson Mandela adalah orang yang mampu<br />
menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah contoh sosok orang yang  merdeka, sehingga mampu menembus berbagai keterbatasan.  BREAK YOUR BORDER . . . . TOUCH THE SKY . . . . ! LEPASKAN DIRI ANDA DARI  KUNGKUNGAN KETERBATASAN DIRI, RAIH CITA-CITA TERTINGGI DALAM MIMPI ANDA<br />
Semoga dapat memacu kita untuk berkarya di manapun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infometrik.com/2009/10/break-your-border/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Final ABU Asia Pacific Robot Contest Tokyo 2009</title>
		<link>http://www.infometrik.com/2009/08/hasil-final-abu-asia-pacific-robot-contest-tokyo-2009/</link>
		<comments>http://www.infometrik.com/2009/08/hasil-final-abu-asia-pacific-robot-contest-tokyo-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 12:56:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infometrik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infometrik.com/?p=965</guid>
		<description><![CDATA[Genderang ditabuh menandai dimulainya perang kecanggihan antar robot dalam final ABU Asia Pacific Robot Contest Tokyo 22 Agustus 2009. Bertempat di Gymnasium of the Metropolitan Komazawa Olympic Park General Sports Ground Tokyo kreatifitas dalam berkreasi membuat robot dalam balutan tema “Travel Together for the Victory Drums”-pun diadu. Ajang ini adalah even yang diselenggarakan tiap tahun oleh Asia-Pacific Broadcasting Union (beranggotakan 118 broadcast dari 53 negara dan regional), yang mempertemukan wakil-wakil terbaik dari pemenang kontes robot nasional di masing-masing negara di kawasan Asia Pasifik. Indonesia sebagai salah satu kontestan dalam ajang ini mengirimkan wakilnya dari Politeknik Negeri Surabaya yang digawangi oleh Bayu Prasetyo, Bayu Sandhimarta, dan Moh. Hisyam Fithrony. Tim ini adalah pemenang pertama Kontes Robot Indonesia 2009.
 
Tim yang mengikuti ajang final Robocon di Jepang untuk tahun ini terdiri dari para perwakilan dari  19 negara. Jepang sebagai tuan rumah mendapatkan jatah dua tim yaitu dari Kanazawa Institute of Technology dan Toyohashi University of Technology, yang merupakan juara dan runner up kontes robot di Jepang, sehingga total jumlah yang mengikuti ajang final sebanyak 20 tim. Tim-tim tersebut terbagi ke dalam <ahref="http://www.infometrik.com/2009/08/hasil-final-abu-asia-pacific-robot-contest-tokyo-2009/">...selengkapnya</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/08/robocon2009.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-966" title="robocon2009" src="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/08/robocon2009.jpg" alt="robocon2009" width="227" height="152" /></a>Genderang ditabuh menandai dimulainya perang kecanggihan antar robot dalam final ABU Asia Pacific Robot Contest Tokyo 22 Agustus 2009. Bertempat di Gymnasium of the Metropolitan Komazawa Olympic Park General Sports Ground Tokyo kreatifitas dalam berkreasi membuat robot dalam balutan tema “Travel Together for the Victory Drums”-pun diadu. Ajang ini adalah even yang diselenggarakan tiap tahun oleh Asia-Pacific Broadcasting Union (beranggotakan 118 broadcast dari 53 negara dan regional), yang mempertemukan wakil-wakil terbaik dari pemenang kontes robot nasional di masing-masing negara di kawasan Asia Pasifik. Indonesia sebagai salah satu kontestan dalam ajang ini mengirimkan wakilnya dari Politeknik Negeri Surabaya yang digawangi oleh Bayu Prasetyo, Bayu Sandhimarta, dan Moh. Hisyam Fithrony. Tim ini adalah pemenang pertama Kontes Robot Indonesia 2009.</p>
<p><span> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Tim yang mengikuti ajang final Robocon di Jepang untuk tahun ini terdiri dari para perwakilan dari  19 negara. Jepang sebagai tuan rumah mendapatkan jatah dua tim yaitu dari Kanazawa Institute of Technology dan Toyohashi University of Technology, yang merupakan juara dan runner up kontes robot di Jepang, sehingga total jumlah yang mengikuti ajang final sebanyak 20 tim. Tim-tim tersebut terbagi ke dalam 7 group a, b, c, d, e, f dan g. Masing-masing group terdiri dari 3 tim kecuali grup G yang hanya ditempati dua tim dari The University of Hongkong dan Multimedia University Malaysia. Pada kualifikasi grup sistem pertandingan adalah setengah kompetisi dengan masing-masing tim memiliki kesempatan bermain sebanyak dua kali. Dari tiap-tiap pertandingan apabila tidak tercatat sebagai pemenang, catatan waktu dalam menyelesaikan tugas memukul drum di ujung lintasan tetap dihitung untuk menentukan runner up terbaik masing-masing grup.<span><span> </span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span><span><a href="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/08/p10007131.jpg"><img class="size-medium wp-image-967 aligncenter" title="p10007131" src="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/08/p10007131-300x224.jpg" alt="p10007131" width="300" height="224" /></a></span></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><strong>Aturan Permainan</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span> </span>Sesuai dengan tema lomba yaitu “Travel Together for the Victory Drums”, yang mengadopsi dari sejarah bangsa Jepang di masa lampau yang menggunakan tandu untuk transportasi dari satu tempat ke tempat yang lainnya, dalam permainan ini robot harus mengusung robot lainnya dengan kago (tandu) menaiki tanjakan (yang melambangkan gunung) dan kelokan-kelokan (yang melambangkan hutan). Di sepanjang lintasan terdapat tiga check point sebagai tempat melakukan retry robot manakala terjadi error. Check point pertama terdapat di lintasan sebelum tanjakan, check point kedua berada setelah tanjakan, dan check point ke tiga berada di dekat ujung lintasan dekat drum. Setiap tim hanya diperbolehkan memiliki satu robot otomatis yang bertindak mengusung robot, satu robot otomatis yang diusung dan juga bertindak memukul drum di ujung lintasan, dan satu robot manual (dikendalikan oleh operator melalui joystik) yang membantu robot otomatis pertama untuk mengusung robot otomatis kedua. Tim yang terlebih dahulu berhasil menjalankan tugas memukul drum diujung lintasan dinyatakan sebagai pemenang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam setiap pertandingan terdapat dua tim yang saling beradu yaitu tim merah dan tim biru. Sistem pertandingan diatur sedemikian rupa sehingga setiap tim memiliki giliran bertindak sebagai tim merah dan tim biru. Seperti halnya aturan  yang berlaku pada Robocon tahun-tahun sebelumnya, jumlah bobot total semua robot yang diperbolehkan tidak boleh melebihi 50 kg dan catu daya robot pada masing-masing robot maksimum 24 Vdc. Robot otomatis adalah robot yang bergerak secara otomatis setelah tombol power ditekan tanpa ada unsur campur tangan manusia. Robot manual adalah robot yang bergerak dikendalikan operator melalui joystik (boleh dengan kabel atau tanpa kabel).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/GYC5KA87D9M&amp;rel=1&amp;color1=d6d6d6&amp;color2=f0f0f0&amp;border=&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><embed wmode="transparent" src="http://www.youtube.com/v/GYC5KA87D9M&amp;rel=1&amp;color1=d6d6d6&amp;color2=f0f0f0&amp;border=&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="355" ></embed><param name="wmode" value="transparent" /></object></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jalannya pertandingan dan hasil akhir kontes dapat dibaca di website <a href="http://www.ppitokodai.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=165:hasil-final-abu-asia-pacific-robot-contest-tokyo-2009&amp;catid=19:berita&amp;Itemid=73" target="_blank">PPI-Tokodai</a> (Tokyo Institute of Technology) Jepang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infometrik.com/2009/08/hasil-final-abu-asia-pacific-robot-contest-tokyo-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Legend tak punya &#8220;legenda&#8221;</title>
		<link>http://www.infometrik.com/2009/08/legend-tanpa-legenda/</link>
		<comments>http://www.infometrik.com/2009/08/legend-tanpa-legenda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 11:14:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Azhari Sastranegara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infometrik.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Legend has no legend&#8221;.

Hamada  Motohiko, engineer kunci pengembangan mobil sedan mewah Honda, Legend, berkunjung ke markas General Motors (GM) di Detroit pada tahun 1986. Sang insinyur sangat terkejut dan malu ketika disambut dengan kalimat setengah bergurau, &#8220;Legend has no legend&#8221; oleh Warren D. Hirschfield penanggung jawab sedan andalan GM, Cadillac.  Maksudnya, Honda Legend belum memiliki sejarah yang melegenda dan oleh karenanya tidak terlalu mengkhawatirkan bagi GM. Memang saat itu GM sedang berada di jalan tol, dan dalam keadaan top speed.
23 tahun kemudian, sang raksasa dan simbol Amerika kolaps. Legenda yang mereka bangun selama lebih dari seratus tahun seakan tak berarti diterpa badai krisis ekonomi. GM akhirnyamenyatakan diri bangkrut dan diambil alih oleh pemerintah federal setelah selama sepuluh tahun terakhir berjuang keras menahan serbuan dua pabrikan utama Jepang, Toyota dan Honda di tanah air mereka sendiri.

Hamada mengakui, saat &#8220;Legend has no legend&#8221; diucapkan Hirschfield, Cadillac memang di atas Legend. Baik dari segi teknologi, maupun prestise. Hamada mengatakan, &#8220;Cadillac memiliki tradisi dan legenda, yang belum dimiliki Legend&#8221;. Bahkan Hamada mengakui pula bahwa Legend dari awal dimunculkan dengan <ahref="http://www.infometrik.com/2009/08/legend-tanpa-legenda/">...selengkapnya</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Legend has no legend&#8221;.</p>
<p><a class="left" href="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/06/legend.jpg" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-202 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 4px;" title="1986 Acura Legend Sedan" src="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/06/legend-300x191.jpg" alt="1986 Acura Legend Sedan" width="210" height="134" /></a></p>
<p>Hamada  Motohiko, engineer kunci pengembangan mobil sedan mewah Honda, <em>Legend, </em>berkunjung ke markas General Motors (GM) di Detroit pada tahun 1986. Sang insinyur sangat terkejut dan malu ketika disambut dengan kalimat setengah bergurau, &#8220;Legend has no legend&#8221; oleh Warren D. Hirschfield penanggung jawab sedan andalan GM, <em>Cadillac</em>.  Maksudnya, Honda Legend belum memiliki sejarah yang melegenda dan oleh karenanya tidak terlalu mengkhawatirkan bagi GM. Memang saat itu GM sedang berada di jalan tol, dan dalam keadaan <em>top speed</em>.</p>
<p>23 tahun kemudian, sang raksasa dan simbol Amerika kolaps. Legenda yang mereka bangun selama lebih dari seratus tahun seakan tak berarti diterpa badai krisis ekonomi. GM akhirnyamenyatakan diri bangkrut dan diambil alih oleh pemerintah federal setelah selama sepuluh tahun terakhir berjuang keras menahan serbuan dua pabrikan utama Jepang, Toyota dan Honda di tanah air mereka sendiri.</p>
<p><a class="right" href="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/06/cadillacgm.jpg" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-203 alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 4px;" title="Cadillac General Motors" src="http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/06/cadillacgm-300x156.jpg" alt="Cadillac General Motors" width="210" height="109" /></a></p>
<p>Hamada mengakui, saat<em> &#8220;Legend has no legend&#8221;</em> diucapkan Hirschfield, Cadillac memang di atas Legend. Baik dari segi teknologi, maupun prestise. Hamada mengatakan, &#8220;Cadillac memiliki tradisi dan legenda, yang belum dimiliki Legend&#8221;. Bahkan Hamada mengakui pula bahwa Legend dari awal dimunculkan dengan semangat penantang, yang secara jujur tidak berharap menjatuhkan sang juara bertahan. Tapi, adalah fakta, bahwa sejak munculnya Legend, penjualan Cadillac tidak terlalu bagus. Memang bukan cuma Legend, mobil-mobil mewah Toyota seperti Crown dan yang terakhir Lexus turut menggerus pasar GM.</p>
<p>23 tahun berlalu, Hamada memperingatkan Honda dan produsen Jepang umumnya agar tidak bernasib sama dengan GM. Sekarang ini, mobil-mobil Korea berada di posisi penantang seperti ketika mereka dulu menantang GM. Setelah mengetes, <em>Hyundai Sonata</em> dan <em>Grandeur</em>, Hamada sampai pada kesimpulan bahwa Korea telah berada di belakang mereka dengan jarak kurang dari 10 tahun.</p>
<p>Akselerasi, kecepatan, stabilitas, keamanan, kenyamanan, hemat bahan bakar dan interior, semua sudah pada level tertinggi. Yang kurang hanya &#8220;legend&#8221;, sebentar lagi mobil Korea persis seperti ketika Legend menantang Cadillac. Belum lagi jika dihitung juga mobil-mobil buatan Cina dan India yang hanya sedikit di belakang Korea, dengan menggaet insinyur-insinyur yang eksodus dari GM, jelas bahwa tak lama lagi produsen Jepang akan menghadapi lawan yang berat.</p>
<p>Hamada menutup keterangannya di <a href="http://techon.nikkeibp.co.jp/article/TOPCOL/20090602/171136/" target="_blank">Tech On!</a>,  jika generasi otomotif Jepang tidak menyelami perasaannya 23 tahun lalu di Detroit dan memandang enteng mobil negara berkembang, tidak diragukan lagi mereka akan mengikuti jejak General Motors</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infometrik.com/2009/08/legend-tanpa-legenda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

